Rabu, 02 April 2014

UPK Tanjungsari Bogor santuni 300 anak Yatim

     
Tanjungsari,Bogor | Program Nasional      Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Tanjungsari memberikan santunan kepada 300 anak yatim yang berasal dari 10 desa di Kecamatan Tanjungsari. PNPM juga memberikan Insentif Pengembalian Tepat Waktu (IPTW) kepada anggota yang tidak pernah menunggak pinjaman. Selain itu, PNPM juga melakukan bedah Warung Serba Ada (Waserda) di rest area Masjid Agung Tanjungsari sebanyak 10 kios yang merupakan milik anggota Simpan Pinjam Perempuan (SPP). 
      Dana itu berasal dari dana sosial yang memang telah dianggarkan dan masuk agenda tetap sebesar Rp 122 juta. Acara yang digelar di halaman masjid agung ini dihadiri Kepala BPMPD Kabupaten Bogor, Roy Khaerudin, Unsur Muspika Tanjungsari dan anggota PNPM.“Hari ini kami mengeksekusi dana tahun anggaran 2013 dengan sasaran pemberian santunan kepada anak yatim dari sepuluh desa se-Kecamatan Tanjungsari. Kami juga melakukan bedah warung serba ada bagi anggota SPP. 
       
      Pertimbangan kami, karena dalam pengembalian pinjamannya selalu tepat waktu. Warung ini kami bedah dengan membuat lebih layak karena selama ini mereka para pedagang selalu tepat waktu dalam pengembalian,” kata ketua PNPM Kecamatan Tanjungsari, Imam Mustaqim didampingi Konsultan FK, Asep Wiharsa dan Badan Pengawas (BP) Damiri kepada Jurnal Bogor, Selasa (4/3).
       Menurut dia, eksekusi anggaran tahun 2013 merupakan salahsatu program PNPM dimana semua program yang menyangkut kebutuhan anggota harus dieksekusi seperti pemberian santunan dan pemberian insentif bagi peminjam yang mengembalikan pinjamannya tepat waktu. Ia juga mengatakan bahwa dana yang dikelola sejak 2009 dengan modal awal Rp 1,34 miliar hingga kini sudah mencapai 13 miliar adalah merupakan wujud keterlibatan semua pihak termasuk anggota. Dari keuntungan yang didapatkan itu, pihaknya lantas menganggarkan bagi anak yatim dan bedah warung.
   “Setelah berkordinasi dengan pihak lain untuk bedah warung, saya dan teman-teman berupaya merealisasikan anggaran itu. Kami akan selalu berupaya untuk menggunakan anggaran sebagaimana ketentuan. Dengan jumlah sebesar Rp13 miliar, memang sebagian masih berputar dianggota dan sebagiannya berada di rekening PNPM,” tandasnya.
   Sementara Kepala BPMPD Kabupaten Bogor Roy Khaerudin mengatakan bahwa keberhasilan yang dicapai oleh PNPM Tanjungsari dalam mengelola dana dari pemerintah pusat itu adalah merupakan keberhasilan dan mesti diikuti oleh PNPM lain di Kabupaten Bogor. Dengan keberhasilan itu, pihaknya akan mengusulkan PNPM Tanjungsari menjadi wakil Kabupaten Bogor di tingkat Jawa Barat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar