Jumat, 28 Maret 2014

Ketua Baru di UPK Lemahabang Karawang Akhirnya Terpilih

   
LEMAHABANG WADAS, RAKA- Mengantongi 56 suara dari 66 suara saat Forum Musyawarah Antar Desa (MAD) khusus, H Nana Nurunjana terpilih menjadi ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Gema Lembayung, Kecamatan Lemahabang, untuk periode tiga tahun mendatang. H Nana menang telak setelah mengalahkan H Surya Sakit yang hanya mengantongi 6 suara dan Muhiddin BK 1 suara.
   Usai pemilihan H Nana mengatakan, sebagaimana komitmen awal, dirinya memiliki visi yang jelas untuk penyelamatan UPK Lemahabang. Pasalnya, angka tunggakan SPP yang menembus lebih dari Rp 800 juta harus segera dirapikan. Menurut Nana, upaya menekan angka kolektabilitas tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan upaya turun lapangan.
   

Selasa, 25 Maret 2014

Kab. Kuningan segera miliki Gerai PNPM Mandiri Perdesaan

   
     Kuningan News – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) telah menghasilkan banyak kelompok pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Kuningan. Untuk mereka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal membangun sentra penjualan produk UKM PNMP.
   Sentra penjualan produk ini, rencananya akan dibangun di kawasan eks terminal Cirendang pada tahun 2015 mendatang. 
   Jika sudah terbangun, sentra penjualan produk itu nantinya akan sarana bagi masyarakat dalam maupun luar Kuningan untuk menikmati produk-produk unggulan dari kelompok PNMP.“Iya seperti yang direncanakan, sentra penjualan itu akan dibangun tahun depan. Tapi, ada kemungkinan juga tahun ini,”kata Kabid Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat BPMD Kuningan, Gunarto, M.Si kepada Kuningan News belum lama ini.

UPK Tirtamulya Karawang beri 240 Beasiswa

   
    TIRTAMULYA,RAKA- Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Pedesaan Kecamatan Tirtamulya, memberikan bantuan paket beasiswa bagi 240 siswa dan siswi berbagai tingkat pendidikan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian UPK setelah mengalami surplus anggaran di tahun 2013 lalu.
   Penyerahan bantuan paket beasiswa ini di lakukan oleh Bupati Karawang, H Ade Swara SH MH di Kantor UPK PNPM Kecamatan Tirtamulya, Kamis (27/2).Kasmin, Ketua UPK PNPM Tirtamulya dalam laporannya mengatakan, tahun 2013 lalu, UPK surplus sebesar Rp 1,6 miliar. 
   

UPK Kadudampit Sukabumi Bagikan Surplus

   
 INILAH.COM, Sukabumi - Selain enam kecamatan di Kabupaten Sukabumi ditengarai bermasalah dalam pengelolaan keuangan PNPM Mandiri Perdesaan ternyata terdapat satu kecamatan yang berprestasi luar biasa yakni Kadudampit.
  Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kadudampit sejak 2007 hingga 2014 berhasil mengelola keuangan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) hingga surplus dana mencapai Rp1,6 miliar. Bahkan sebesar Rp300 juta disisihkan sebagai anggaran corporate social responsibility (CSR) atau dana untuk kegiatan sosial. Dana CSR disalurkan dalam berbagai bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
   

BPMPD Jawa Barat gelar Talkshow di Bandung TV

   
      Bandung (18/12). Memperkuat sosialisasi hasil pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan, BPMPD provinsi Jawa Barat menggelar live on air di Bandung Televisi. Talkshow yang tayang dalam program dialog khusus sore pukul 16.30 itu menghadirkan tiga narasumber yaitu Nurtafiyana selaku PJOprovinsi, Sugih Arto Koordinator Provinsi dan Rieswan Graha kepala BPMDPKB Kab. Majalengka.
    Talkshow juga menghadirkan puluhan pelaku PNPM Mandiri Perdesaan dari kec.Sukahaji Kab. Majalengka. Acara yang dipandu presenter Farah Mumtaz itu berlangsung seru. Pada sesion awal, Nurtafiyana menyampaikan positioning PNPM Mandiri Perdesaan terhadap pengurangan kemiskinan baik ditingkat lokal maupuan regional.
   

Senin, 24 Maret 2014

Perlu Penataan Pengelolaan Keuangan UPK yang lebih baik di Sukabumi

     
SUKABUMI (Pos Kota) – Pengelolaan keuangan PNPM Mandiri Pedesaan di enam kecamatan di Kabupaten Sukabumi bermasalah. Permasalahan keuangan tersebut diindikasikan terjadinya penyimpangan keuangan. Umumnya, penyimpangan keuangan tiap kecamatan tersebut besarannya rata-rata Rp100 juta ke bawah.
     Berdasarkan data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sukabumi, keenam kecamatan itu di antaranya Kecamatan Caringin, Sukalarang, Cikidang, Cireunghas, Ciracap dan Simpenan. Malah, program PNPM di dua kecamatan yakni Caringin dan Sukalarang tengah dalam proses penanganan hukum lantaran diindikasikan terjadinya penyelewengan keuangan.
     Kepala BPMPD Kabupaten Sukabumi Dedi Chardiman, mengatakan secara fisik umumnya pelaksanaan PNPM hasilnya bagus. Hanya saja dalam permasalahan pelaporan keuangan yang tidak bagus. Terkait dengan kasus tersebut, pihaknya sudah memperingati agar menyelesaikannya.
   

Sabtu, 22 Maret 2014

Sosialiasi Dana Pemerataan Desa via UPK Karawang

   

  LEMAHABANG WADAS, Radar Karawang- Satuan Kerja (Satker) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) dan Fasilitator Kabupaten (Faskab) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, diminta segera menuntaskan soal polemik dana pemerataan desa sebesar Rp 100 juta yang masuk ke Dana Daerah untuk Usaha Bersama (DDUB).
      "SK Bupati juga kita masih nunggu, karena dana pendamping tak bisa cair kalau tidak ada SK beliau. Selain itu juga, harus ada persetujuan gubernur terkait persoalan DDUB ini," kata Fasilitator Kecamatan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Gemalembayung Lemahabang, Cucu Sufiyadi, kepada RAKA, Senin (10/3).