Kamis, 26 Juni 2014

Rumah Layak Huni sebagai Solusi Kehidupan Lansia

Kuswan SP (FK Cikalong-Tasikmalaya)    
   
Di Kecamatan Cikalong, perhatian terhadap lansia dengan memanfaatkan dana surplus UPK juga pernah dilakukan melalui pembagian sembako (kebutuhan pangan). Hanya saja, kegiatan-kegiatan sosial seperti bantuan sembako tersebut dirasa kurang memenuhi prinsip keberlanjutan yang merupakan prinsip pokok PNPM. Pembagian sembako terkesan ‘sehari habis’ dan peningkatan kualitas hidup si lansia penerima manfaat kurang begitu terlihat signifikan. Oleh sebab itu, pemanfaatan dana sosial untuk lansia tidak mampu tahun ini difokuskan pada bantuan sandang dan papan yang setidaknya ‘lebih awet’.
   Aki-aki dan nini-nini atau para lanjut usia (lansia) sering mendapat stigma negatif sebagai orang yang sering menderita penyakit “B” seperti batuk, bongkok, boson (sulit menahan buang angin), bengék (sesak napas), budug (penyakit kulit), boyot (lemah fisik), begang (kurus keriput) dan penyakit-penyakit “B” lainnya. Hal tersebut memang tidak bisa disangkal karena memang banyak menimpa para lansia. 
   

UPK Cikalong Bantu Siswa Kurang Mampu,

Kuswan,SP (FK Cikalong-Tasikmalaya)   
   
Belum sampai sewindu usia Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Cikalong. Dengan modal awal kegiatan Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan (SPP) sebesar Rp.1.985.700.000 yang diperoleh sejak tahun 2007 hingga tahun 2012, pada akhir 2013 lalu, tercatat terdapat alokasi pinjaman sebesar Rp. 26.153.200.000 untuk 298 kelompok dengan anggota 3.872 orang perempuan. Tidak hanya itu, dari hasil pengelolaan ekonomi bergulir tersebut, UPK Cikalong berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp 925.393.089.
    Melalui musyawarah antar desa, dari angka surplus tersebut disepakati untuk dialokasikan sebagai bantuan langsung rumah tangga miskin sebesar Rp 169.000.000. Dari total anggaran ini, sebesar Rp 22.140.000 digunakan untuk kegiatan BASIS KURMA (bantuan siswa kurang mampu) berupa pembagian perlengkapan sekolah (sepatu, tas, buku, alat tulis) untuk 259 siswa RTM yang tersebar di Desa Cikalong, Kalapagenep, Kubangsari, Sindangjaya dan Cikadu.
   

Selasa, 17 Juni 2014

Tekad UPK Cingambul Majalengka dalam Layanan Masyarakat

Reporter: Hikmat (FK Cingambul)
Setelah sekian lama dinantikan, gedung baru Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Cingambul akhirnya diresmikan oleh Bupati Majalengka (Kamis 05/06). Gedung megah dengan struktur tiga lantai tersebut secara resmi menjadi milik bersama dan akan menjadi pusat pelayanan perekonomian masyarakat miskin di Kecamatan Cingambul.

Meskipun kami pagi ketika itu suasana sedang gerimis, akan tetapi tidak mengurangi animo masyarakat berbondong-bondong datang pada acara peresmian. Tak hanya kalangan muda, tampak anak-anak bahkan kaum manula pun ikut menyaksikan. Perwakilan UPK dari 23 kecamatan, Satker dan Fasilitator kabupaten tampak hadir. Agenda pagi itu adalah jalan santai bersamaan dengan peringatan hari jadi Majalengka ke-524.