Selasa, 17 Juni 2014

Tekad UPK Cingambul Majalengka dalam Layanan Masyarakat

Reporter: Hikmat (FK Cingambul)
Setelah sekian lama dinantikan, gedung baru Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Cingambul akhirnya diresmikan oleh Bupati Majalengka (Kamis 05/06). Gedung megah dengan struktur tiga lantai tersebut secara resmi menjadi milik bersama dan akan menjadi pusat pelayanan perekonomian masyarakat miskin di Kecamatan Cingambul.

Meskipun kami pagi ketika itu suasana sedang gerimis, akan tetapi tidak mengurangi animo masyarakat berbondong-bondong datang pada acara peresmian. Tak hanya kalangan muda, tampak anak-anak bahkan kaum manula pun ikut menyaksikan. Perwakilan UPK dari 23 kecamatan, Satker dan Fasilitator kabupaten tampak hadir. Agenda pagi itu adalah jalan santai bersamaan dengan peringatan hari jadi Majalengka ke-524.

Selain jajaran pemerintah kecamatan Cingambul seperti halnya Camat Drs. HD Wahyudin, MM.M.Pd, yang istimewa adalah kehadiran Bupati Majalengka H.Sutrisno, SE,M.Si yang diundang untuk meresmikan penggunaan gedung baru UPK Cingambul. Pada kesempatan itu, Bupati berkesempatan untuk membubuhkan tandatangan pada prasasti yang disediakan.

Dalam sambutannya, Bupati berkata, “Kiranya keberhasilan yang telah dicapai oleh UPK Kecamatan Cingambul ini bisa terus ditingkatkan. Kami berpesan kepada UPK-UPK lainnya yang ada di Kabupaten Majalengka, keberhasilan UPK Kecamatan Cingambul ini bisa ditiru oleh UPK lainnya dan pada intinya kami betul-betul merasa sangat bangga sekali dengan keberhasilan yang telah dicapai UPK Kecamatan Cingambul,” paparnya.

Peresmian gedung UPK juga dibarengi acara penyerahan dana sosial yang berasal dari surplus akhir tahun anggaran 2013. Bantuan sosial tersebut berupa bantuan 3 unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), 5 ekor domba, 8 paket peralatan usaha. Selain itu, juga diberikan 130 buah paket bantuan beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu dan 130 bantuan sembako. Total dana sosial yang digelontorkan tersebut sebesar Rp. 69.000.000.

Sebagaimana dikethui, biaya pembangunan gedung UPK menelan biaya sebesar Rp. 223.878.000,-. Sepenuhnya merupakan hasil penyisihan surplus dari cashflow beberapa tahun. Tak ingin tinggal diam, masyarakat pun menyediakan swadaaya berupa tenaga kerja dan bahan bambu diperhitungkan sumbangan masyarakat sebesar Rp. 10.000.000. Gedung UPK menempati lahan seluas 12 x 6 m. 



Dengan struktur bangunan tiga lantai, kedepannya Lantai pertama diperuntukkan pelayanan nasabah, lantai kedua untuk ruang kerja Ketua UPK beserta Kelembagaan (BKAD, BP-UPK, TV) sedangkan lantai ketiga sebagai ruang rapat bersama. Hal ini sesuai Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang sudah dibuat dan dikonsultasikan kepada Fasilitator Teknik Kecamatan Effendi, ST.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar