Kamis, 26 Juni 2014

UPK Cikalong Bantu Siswa Kurang Mampu,

Kuswan,SP (FK Cikalong-Tasikmalaya)   
   
Belum sampai sewindu usia Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Cikalong. Dengan modal awal kegiatan Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan (SPP) sebesar Rp.1.985.700.000 yang diperoleh sejak tahun 2007 hingga tahun 2012, pada akhir 2013 lalu, tercatat terdapat alokasi pinjaman sebesar Rp. 26.153.200.000 untuk 298 kelompok dengan anggota 3.872 orang perempuan. Tidak hanya itu, dari hasil pengelolaan ekonomi bergulir tersebut, UPK Cikalong berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp 925.393.089.
    Melalui musyawarah antar desa, dari angka surplus tersebut disepakati untuk dialokasikan sebagai bantuan langsung rumah tangga miskin sebesar Rp 169.000.000. Dari total anggaran ini, sebesar Rp 22.140.000 digunakan untuk kegiatan BASIS KURMA (bantuan siswa kurang mampu) berupa pembagian perlengkapan sekolah (sepatu, tas, buku, alat tulis) untuk 259 siswa RTM yang tersebar di Desa Cikalong, Kalapagenep, Kubangsari, Sindangjaya dan Cikadu.
   
   Kegiatan ini digagas seolah-olah untuk melengkapi program Nasional Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kemendikbud dan Kemenag. Bedanya kegiatan ini dilaksanakan melalui model pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat dan pemerinatahan desa mulai dari menggagas, melaksanakan dan mengawasi kegiatan dengan anggaran yang mandiri berasal dari hasil usaha masyarakat melalui pengelolaan ekonomi bergulir SPP. Perwakilan UPTD Pendidikan Kec. Cikalong yang juga sempat menyaksikan musyawarah penyaluran bantuan di Desa Cikalong juga ikut memberi apresiasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar