PRESTASI

BPMPD gelar Acara Gubernur Saba Desa
   
Lembang. Saba Desa merupakan gawe besar BPMPD Jawa Barat setiap tahun. Acara yang digelar tahun kelima ini bertemakan pameran produk ekonomi kreatif perdesaan. Dengan mengambil slogan “produk desa selalu bikin bangga”, kegiatan Gubernur Saba Desa resmi dibuka Gubernur Ahmad Heryawan Rabu (2/11) pukul 11.00 di lapangan abadi hash Lembang.
     Peserta, tak hanya perwakilan satker dan fasilitator di 17 kabupaten, acara gubernur Saba Desa juga dihadiri perwakilan Ir. Yuni Pranoto Team Leader RMC III, Ibnu Taufan dari TNP2K, Pokja Pengendali PNPM Mandiri, Bupati Bandung Barat Aboe Bakar. Hadir pula perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, MUI, tokoh adat dan seni.
    Di hadapan seribuan peserta, Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Jawa Barat berjalan baik. “diraihnya penghargaan nasional si kompak award untuk Jawa Barat menjadi hal yang patut disyukuri karena kerja masyarakat sudah bagus”. Ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah hadirin.
    Gubernur menjelaskan, antara tahun 2007-2013 alokasi BLM di Jawa Barat mencapai Rp.4,1 trilyun. “dana tersebut telah digunakan untuk membangun jalan desa sepanjang 11.105 km, jembatan desa 1737 unit,” tegasnya pria kelahiran Sukabumi itu. “selama kurun waktu lima tahun juga telah terbangun 8158 unit sekolah baru, 6049 pos kesehatan desa,”imbuhnya.
   Drs. Arifin Kertasaputra selaku Penyelenggara menyatakan bahwa Acara Gubernur Saba Desa sebagai media untuk mengenalkan hasil terbaik PNPM Mandiri Perdesaan ke masyarakat luas. “melalui informasi dan publikasi seperti ini, semoga akan tumbuh rasa mencintai produk desa” terang Kepala BPMPD Jawa Barat.
   Sebaimana tampak di lapangan, 30 stand pameran dari perwakilan provinsi, 17 kabupaten serta 11 kecamatan Bandung Barat. Berbagai produk ekonomi kreatif seperti kerajinan bambu, dodol, wajit, simping, ubi cilembu, ladu dan produk hasil kelompok lainnya. “ajang demikian menjadi temu bisnis yang diharapkan membuka jalur pemasaran yang lebih baik,” ujar Nur Oktaviana, M.Si, PJO Provinsi PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Barat.

========================
BPMPD JABAR Sukses Mengawal PNPM Mandiri Perdesaan
   
Jakarta  (18/06/2013). BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa) Jawa Barat  pecahkan rekor. Penganugerahan Piala Sikompak Award Tahun 2013 di Hotel Grand Sahid Jaya di Jakarta, Selasa 18 Juni 2013, menjadi bukti keberhasilan mereka sebagai Tim Satker PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Barat.
     Dengan diraihnya dua penghargaan SiKompak Award untuk kategori BKAD Kec.Kadugede Kuningan dan PPD Desa Margalaksana, Kec.Salawu, Tasikmalaya, membuktikan keseriusan kinerja Tim Satker yang dikomandani Drs. Moh Edi Junaedi selaku PJO (Penanggung Jawab Operasional) provinsi Jawa Barat.
    “sebenarnya bukan persoalan menang atau kalah, tetapi kami selaku penanggunjawab tingkat provinsi sudah tentu harus optimal melaksanakan PNPM Mandiri Perdesaan di 17 kabupaten Jawa Barat ini,” terang pria yang juga Kabid PEM BPMPD Jabar ini.
      “yang terpenting adalah komitmen, yang harus disatupadukan oleh seluruh jajaran struktural (Satker kab/PJOK), Fungsional (RMC, Faskab, FK/FT), tak terkecuali pelaku dari masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

    Pendapat senada juga disampaikan Arifin H Kertasaputra selaku Kepala BPMPD jawa Barat. Pria yang sebelumnya pernah menjabat Sekda Karawang tersebut menyatakan ,”dengan diraihnya dua kategori SiKompak Award Tahun 2013, kami merasa bangga dan bersyukur”. Sebab, masyarakat secara kompak mau melaksanakan program pemberdayaan (PNPM MPd;red),”jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar