Sabtu, 31 Mei 2014

UPK se Kab. Cirebon gelar Rakor

KESAMBI, (CNC).- Setiap orang pasti akan mengalami kegagalan dan kesalahan. Sebagai insan khususnya sebagai pengurus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan yang tangguh itu setiap kali gagal akan bangkit lagi. Belajar dari kegagalan itu kemudian bangkit. Dan begitu seterusnya.

Hal tersebut diungkapkan PjOKab PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Cirebon, Edi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) UPK Kabupaten Cirebon di salah satu rumah makan Jalan Perjuangan Kota Cirebon, Senin (13/5).

“Pada dasarnya tidak satupun UPK yang ingin gagal dan salah. Maka dari itu, bagi seluruh pengurus UPK baik yang sudah lama dan baru yang belum gagal atau salah, saya harapkan tidak gagal dan salah,” ujar Edi yang disambut tepuk tangan hadirin. “Sebab, bila kita gagal dan salah, akan agak sulit untuk bangkitnya,” ujarnya.

Dia sangat berharap, kepada seluruh pengurus UPK PNPM Mandiri Perdesaan di 22 Kecamatan di Kabupaten Cirebon memulai niat menjadi pengurus UPK sebaiknya berangkat dari niat yang tulus dan pengabdian. Sebab, akan memiliki semangat besar untuk berbuat yang maksimal untuk kemajuan UPK, meski mungkin akan ada kekurangannya yaitu emosional dan godaan. “Di sinilah peran pendampingan satker, konsultan dan masyarakat untuk sama-sama menjaga program yang sangat efektif dan baik ini. Kalau pun bagi kecamatan yang sudah terlanjur masuk ke kategori kecamatan bermasalah ini akan kita tangani bersama sama dan akan menjadi pembelajaran untuk semua UPK agar tidak terjerumus dalam kesalahan yang sama,” terangnya.

Menurutnya lagi, untuk pengajuan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan Dana Operasional Kegiatan (DOK) untuk tahun 2013 sudah bisa di ajukan ke Satker PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Cirebon karena baik dana APBN dan APBD sudah siap.

Sementara itu, Ketua Forum UPK Kabupaten Cirebon, Saichu Ahmad menuturkan, Kegiatan Rakor UPK ini rutin dilakukan. Dengan maksud, menjadi ajang saling tukar pikiran terhadap isu atau permasalahan yang terjadi serta mencari solusi penyelesaiannya dan juga membahas rencana kegiatan forum.

“Dengan Rakor itu banyak manfaat yang akan didapatkan, namun semua hal itu tidak akan sukses bila tidak ada peran aktif dari semua UPK di 22 kecamatan. Karena itu, tunjukanlah kekompakan dan sikap aktif serta kreatif agar kita bisa sukses. Terlebih, sikap kreatif juga merupakan wujud syukur kita telah dikarunia akal oleh Tuhan. Tidak setiap makhluk Tuhan dikaruniai akal,” terangnya.

Di sisi lain, Ketua UPK Kecamatan Pabedilan, Wahyudi mengaku, bangga dengan komitmen semua UPK dalam setiap pelaksanaan Rakor ini. Ia mengaku, Rakor tersebut digelar memang untuk memberikan insipirasi dan motivasi sukses kepada teman teman UPK, agar terus semangat dan berani menjadi menjadi pribadi yang lebih baik. (Sheva/CNC)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar